Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan telah melakukan koordinasi untuk menyiagakan seluruh tenaga medis di Ibu Kota sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara di Jakarta.
"Kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk. Maka dari itu saya memerintahkan kepada jajaran Kadinkes, terutama rumah sakit dan juga puskesmas, pembantu puskesmas, untuk mereka bersiap diri memberikan bantuan sepenuhnya bagi warga," tutur dia.
Pramono mengaku telah memerintahkan seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta untuk bersiap menghadapi potensi dampak kesehatan akibat kualitas udara yang buruk. Ia merincikan bahwa saat ini terdapat puluhan rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat yang disiagakan.
"Saya sudah memerintahkan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, 292 pembantu puskesmas sekarang ini sudah disiagakan untuk menangani hal yang berkaitan dengan efek dari kondisi cuaca tersebut," jelas Pramono.
Ia menambahkan, Pemerintah DKI Jakarta masih terus mempertimbangkan langkah-langkah tambahan apabila kondisi kualitas udara di Jakarta semakin memburuk ke depannya.
"Saudara-saudara sekalian, Pemerintah DKI Jakarta mempertimbangkan untuk memberikan bantuan itu. Nanti saya akan segera rapatkan dan segera akan saya putuskan," tutur Pramono.