Jakarta (ANTARA) - KAI Commuter menyampaikan bahwa terduga pelaku pencurian tas berisi ponsel dan laptop milik penumpang kereta di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya berhasil ditangkap.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pelaku telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
"Pengamanan pelaku tersebut dilakukan atas hasil pelacakan di sistem CCTV Analytic yang dimiliki KAI Commuter," katanya di Jakarta, Kamis malam.
Penangkapan itu dilakukan setelah korban melaporkan kehilangan barang bawaannya saat menggunakan Commuter Line No. 1153 tujuan Jakarta Kota pada Selasa (29/9).
"Selanjutnya petugas terkait melakukan penelusuran rekaman CCTV yang ada di dalam kereta dan memasukkan rekaman terduga pelaku ke sistem CCTV Analytic," kata Karina.
Ia mengatakan sistem CCTV Analytic mendeteksi pelaku saat kembali naik Commuter Line pada Kamis. Petugas terkait kemudian langsung menindaklanjuti temuan tersebut.
"Pelaku berhasil diamankan di Stasiun Tebet pada Kamis (1/10) pagi untuk selanjutnya dimintai keterangan dan dipertemukan dengan korban di Pos Pengamanan Stasiun Tebet," kata Karina.
Selanjutnya, korban didampingi petugas pengamanan stasiun menyerahkan pelaku kepada pihak Kepolisian Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.
"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga dan selalu waspada terhadap barang bawaannya. Jika barang bawaan hilang atau tertinggal, segera lapor petugas untuk dilakukan penanganan tindak lanjutnya," ucap Karina.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, seorang penumpang disebut kehilangan tas berisi barang berharga setelah meletakkannya di bagasi.
Video yang viral itu memperlihatkan seorang pria mengambil tas ransel berwarna merah milik korban.
"Barang yang berada di dalam tas tersebut antara lain satu unit laptop Asus ExpertBook warna abu-abu. Satu unit ponsel Redmi 9C warna biru tua," demikian tertulis dalam keterangan unggahan tersebut.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.