Jelajahi BDT NEWS

Ini 7 Ciri-Ciri Kucing Berahi, Jadi Banyak Tingkah!

Kucing betina yang sedang berahi memang jadi banyak tingkah. Kalau kamu ingin menghindari kehamilan yang tak diinginkan, sebaiknya ketahui apa saja cirinya.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Gaya Hidup Kesehatan • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 minggu yang lalu
3 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --

Pada masa tertentu, kucing betina tiba-tiba menunjukkan perubahan perilaku. Kucing dapat menjadi lebih penyayang, lebih sering mengeong, bahkan berusaha melarikan diri dari rumah. Perubahan tersebut dapat menjadi ciri-ciri kucing sedang berahi.

Perilaku ini terjadi pada kucing betina, sedangkan kucing jantan tidak mengalami birahi. Kucing betina umumnya mulai mengalami siklus berahi pada usia 5-9 bulan. Sebagian kucing dapat mengalaminya lebih cepat, sementara yang lain baru mengalami siklus tersebut pada usia 18 bulan.

Saat memasuki masa berahi, siklus ini dapat berulang setiap 14-21 hari hingga kucing betina hamil atau menjalani sterilisasi.

Pemilik kucing betina yang ingin mencegah hewan peliharaannya bertemu kucing jantan, terutama jika belum disterilisasi, perlu memahami ciri-ciri kucing berahi berikut.

1. Grooming berlebihan

Salah satu ciri kucing berahi yang paling terlihat adalah meningkatnya frekuensi grooming atau menjilati area genital.

Namun, perilaku menjilati area genital juga dapat menjadi tanda gangguan saluran kemih. Jika perilaku tersebut muncul tanpa disertai tanda-tanda berahi lainnya, kucing sebaiknya segera diperiksakan ke dokter hewan.

2. Menjadi lebih penyayang

Kucing biasanya menjadi lebih penyayang ketika sedang berahi. Kucing akan mendekati dan menggosokkan bagian belakang tubuhnya ke perabotan, mainan, kucing lain, atau pemiliknya.

Perilaku itu mungkin tampak seperti tanda kegelisahan. Namun, jika kucing mengangkat ekor atau sesekali mengambil posisi kawin, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa kucing sedang berahi.

3. Bersiap di posisi kawin

Dalam posisi kawin, kepala kucing akan menunduk dan kaki depannya ditekuk. Pantat atau bagian belakang tubuhnya diangkat untuk memperlihatkan area genital, sedangkan ekornya diangkat dan diarahkan ke samping tubuh.

Posisi tersebut disebut lordosis. Saat berada dalam posisi ini, kaki belakang kucing biasanya menginjak-injak tanah secara berirama, seolah-olah berjalan di tempat.

4. Menandai wilayah

Ciri lain kucing berahi adalah menandai wilayah pada permukaan vertikal dengan menyemprotkan urine. Saat melakukannya, kucing akan mundur ke permukaan yang dipilih, mengangkat ekor yang bergetar, lalu berjalan di tempat.

Bagi pemilik yang belum terbiasa melihat perilaku ini, tindakan tersebut mungkin tampak sebagai tanda stres. Namun, perilaku itu normal pada kucing betina, meski area yang ditandai bisa berupa sisi rumah atau perabotan.

5. Lebih sering mengeong

Kucing yang mengeong setiap hari merupakan hal normal. Namun, kucing yang sedang berahi dapat mengalami peningkatan vokalisasi secara drastis.

Suara yang dikeluarkan tidak hanya berupa mengeong, tetapi juga dapat terdengar seperti tangisan. Vokalisasi tersebut kerap dilakukan untuk menarik perhatian kucing jantan.

6. Berusaha melarikan diri dari rumah

Kucing betina yang sering berada di depan jendela mungkin sedang mencari kucing jantan. Saat berahi, kucing dapat mendeteksi feromon jantan, bahkan melalui jendela yang tertutup.

Setelah menemukan kucing jantan, kucing betina mungkin menggaruk pintu atau berusaha menyelinap keluar melalui jendela. Pemilik perlu mengamankan setiap celah di rumah jika tidak menginginkan kehamilan yang tidak direncanakan.

7. Nafsu makan dan tidur terganggu

Selama masa berahi, perubahan hormon dapat mengganggu pola makan dan tidur kucing. Nafsu makan dapat berkurang, begitu pula durasi tidurnya.

Pemilik dapat memberikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Untuk mempertahankan pola tidur, ciptakan rutinitas yang tenang dan teratur. Namun, jika kucing menolak makan dalam jangka panjang, segera bawa ke dokter hewan.

Sejumlah ciri tersebut perlu diperhatikan pemilik kucing betina, terutama jika tidak menginginkan kehamilan yang tidak direncanakan. Dengan mengenali tanda-tanda berahi, pemilik dapat mencegah kucing melarikan diri untuk mencari kucing jantan.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK