Jelajahi BDT NEWS

Hadapi Tantangan Global, CIMB Gelar Acara Bahas AI hingga Supply Chain

CIMB Niaga menggelar Business Summit 2026 untuk bahas tantangan ekonomi global, AI, dan supply chain.

finance.detik.com (Sumber) via Detik Finance • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 jam yang lalu
3 menit baca 0

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk kembali menggelar forum bisnis tahunan bagi nasabah korporasi bertajuk "CIMB Niaga Business Summit 2026". Acara ini dirancang sebagai wadah strategis bagi para pemimpin bisnis, regulator, investor, hingga praktisi untuk memperluas jaringan dan merumuskan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga Amir Widjaya menyampaikan, saat ini dunia usaha tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari dinamika ekonomi global, perubahan perilaku pasar, hingga pesatnya perkembangan teknologi.

Menurut Amir, kondisi tersebut mengharuskan para pengusaha untuk terus beradaptasi dan memiliki strategi yang tepat demi mempertahankan daya saing sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.

"Kami juga tahu ada banyak tantangan bisnis di ekonomi sekarang, makanya penting banget untuk mereka ter-update knowledge. Tapi juga salah satu yang kita lihat adalah bagaimana bisa saling belajar dari klien-klien kami, dari perusahaan-perusahaan tersebut bisa saling belajar," kata Amir dalam Media Briefing di Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).

Ia menambahkan, selain saling belajar antarpeserta, acara ini juga memberikan pembaruan informasi terkini mengenai ekonomi, perkembangan bisnis, dan potensi-potensi yang tersedia.

Dalam forum tersebut, sejumlah topik dibahas secara mendalam sesuai dengan kebutuhan bisnis masa kini. Di antara topik yang dibahas adalah pemanfaatan artificial intelligence (AI), strategi pendanaan untuk ekspansi bisnis, pengelolaan transaksi dan likuiditas, konektivitas sistem dan supply chain, hingga sustainability dan wealth management.

"Kami berharap para peserta Business Summit dapat memperoleh perspektif yang relevan dengan kebutuhan bisnisnya masing-masing, baik untuk memperkuat operasional, memanfaatkan perkembangan teknologi, mengelola risiko, maupun menangkap peluang pertumbuhan baru," tutur Amir.

Selain forum diskusi, CIMB Niaga turut meluncurkan layanan digital perbankan bisnis terbaru bernama OCTOBIZ. Platform ini dirancang untuk memudahkan nasabah korporasi mengelola transaksi bisnis skala domestik maupun internasional secara lebih efisien dan terintegrasi.

Head of Transaction Banking CIMB Niaga Joni Hermanto menjelaskan, platform OCTOBIZ yang dirilis merupakan pengembangan dari platform digital business banking OCTOBIZ sebelumnya yang menyasar nasabah UMKM.

Saat ini, platform tersebut telah ditingkatkan kemampuannya agar mampu melayani kebutuhan transaksi yang lebih besar dan kompleks.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan korporasi membutuhkan transaksi yang lebih lengkap," terang Joni.

Ia menegaskan, saat ini perusahaan tidak hanya membutuhkan layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengelola arus kas, memantau likuiditas secara real-time, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

OCTOBIZ kini dilengkapi berbagai fitur baru seperti Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management.

"Mereka yang UMKM kebanyakan perdagangan dalam negeri, kalau luar negeri pun banyak yang hanya dengan satu negara. Kalau korporasi biasanya berhubungan dengan multi-country, multi negara. sehingga mereka membutuhkan kemampuan suatu digital platform yang bisa membantu mereka menjalankan kegiatan sehari-hari," tutup Joni.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK