Jelajahi BDT NEWS

Asap Karhutla Kalimantan Masuk Atmosfer Jakarta, Ini yang Perlu Dilakukan

Warga diimbau batasi aktivitas luar ruangan dan wajib memakai masker.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 News • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 40 menit yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi sebaran asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera telah menjangkau atmosfer Jakarta, Jawa Barat, dan sebagian wilayah Banten.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto menjelaskan, konsentrasi asap yang sampai ke ibukota sangat bergantung pada jumlah titik panas (hotspot) serta kondisi kualitas udara di daerah asal asap.

"Yang terbakar makin banyak atau makin turun? Kalau hari ini makin turun, maka asapnya juga makin sedikit," kata Guswanto kepada awak media, Jumat (16/10/2026).

Ia menambahkan, dampak sebaran asap juga dapat dipantau melalui indikator kualitas udara secara berkala.

"Kalau makin naik, berarti paparannya makin tinggi. Tapi kalau air quality-nya makin bersih, berarti paparannya hanya di udara tingkat atas, atmosfer bagian atas," jelas Guswanto.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dengan membatasi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker saat bepergian.

"Pakai masker, batasi kegiatan di luar ruangan dulu. Kalau olahraga, lebih baik di gym saja. Tidak usah lari atau beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan udara buruk," imbau Guswanto.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi menyatakan bahwa instansiinya terus melakukan pemantauan kualitas udara secara menyeluruh.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan pemantauan kualitas udara secara real time melalui penambahan Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) secara akurat," kata Dudi.

Selain pemantauan, lanjut dia, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyiraman dan penyemprotan jalan saat kondisi kualitas udara memburuk.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK