Jelajahi BDT NEWS

Apa bedanya Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Pancasila?

Memasuki bulan Oktober, masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober. ...

antaranews.com (Sumber) via Republika Politik • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 minggu yang lalu
3 menit baca 0

Jakarta (ANTARA) - Memasuki Oktober, masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Tanggal tersebut kerap disamakan dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Keduanya sama-sama berkaitan dengan sejarah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, tetapi memiliki latar belakang dan makna berbeda. Hari Lahir Pancasila merujuk pada proses lahirnya gagasan Pancasila, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa sejarah pada 30 September dan 1 Oktober 1965.

Apa itu Hari Lahir Pancasila?

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Tanggal tersebut merujuk pada pidato Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

Dalam sidang itu, Soekarno menyampaikan gagasan mengenai dasar negara Indonesia sekaligus memperkenalkan istilah Pancasila. Setelah itu, rumusan Pancasila melalui proses pembahasan dan perubahan hingga rumusan finalnya tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan pada 18 Agustus 1945.

Tanggal 1 Juni kemudian ditetapkan secara resmi sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Keppres tersebut juga menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional.

Dengan demikian, Hari Lahir Pancasila berkaitan dengan lahirnya gagasan Pancasila sebagai dasar negara.

Apa itu Hari Kesaktian Pancasila?

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan tersebut berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang diikuti penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira Angkatan Darat.

Peristiwa itu kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah politik dan ketatanegaraan Indonesia. Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengenang peristiwa tersebut sekaligus menegaskan Pancasila sebagai dasar negara.

Secara hukum, tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 yang ditetapkan pada 27 September 1967. Keppres tersebut masih berstatus berlaku.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tahun ditandai dengan pelaksanaan upacara. Salah satu lokasi yang memiliki kaitan erat dengan peringatan tersebut adalah Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila

Perbedaan paling mendasar antara kedua peringatan tersebut terletak pada latar belakangnya.

Hari Lahir Pancasila diperingati pada 1 Juni untuk mengenang momentum ketika Soekarno menyampaikan gagasan Pancasila dalam sidang BPUPKI pada 1945. Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober dan berkaitan dengan peristiwa sejarah pada 30 September hingga 1 Oktober 1965.

Dari sisi sejarah, Hari Lahir Pancasila berada dalam periode persiapan kemerdekaan Indonesia. Peringatan ini menggambarkan proses perumusan dasar negara yang kemudian berkembang hingga menghasilkan rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945.

Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila berada dalam konteks sejarah Indonesia setelah kemerdekaan, khususnya peristiwa politik dan keamanan pada 1965.

Tanggal peringatannya juga berbeda. Hari Lahir Pancasila jatuh pada 1 Juni, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila jatuh pada 1 Oktober.

Kenapa keduanya sering tertukar?

Kesamaan nama dan kaitannya dengan Pancasila membuat kedua peringatan tersebut sering dianggap sama. Padahal, keduanya memiliki momentum sejarah yang berbeda.

Hari Lahir Pancasila lebih menekankan proses lahirnya gagasan Pancasila sebagai dasar negara. Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peringatan peristiwa sejarah 1965 dan penegasan Pancasila sebagai dasar negara.

Keduanya menjadi bagian dari peringatan nasional yang berkaitan dengan perjalanan Pancasila dalam sejarah Indonesia. Karena itu, pemahaman mengenai tanggal dan latar belakangnya penting agar masyarakat tidak keliru saat memperingati Hari Lahir Pancasila maupun Hari Kesaktian Pancasila, demikian mengutip BPIP dan sumber-sumber lain.

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK