Jelajahi BDT NEWS

Robot Humanoid Ini Bisa Kerja Hingga 20 Jam Sehari

Agility Robotics meluncurkan robot humanoid Digit 5, dirancang untuk bekerja dengan manusia dan dapat beroperasi 20 jam sehari.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Teknologi • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 minggu yang lalu
2 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com -- Perusahaan robot dan kecerdasan buatan (AI) fisik Agility Robotics meluncurkan robot humanoid Digit 5 yang dirancang untuk bekerja berdampingan dengan manusia. Robot tersebut diklaim mampu beroperasi hingga 20 jam sehari.

Digit 5 menggunakan algoritma AI dan teknologi sensor untuk mendeteksi keberadaan orang di sekitarnya. Robot ini dapat mengambil tindakan yang sesuai, seperti menghindar, berhenti, atau duduk.

Selain itu, Digit 5 mampu memahami isyarat visual dan audio serta merespons tindakan keselamatan yang diperlukan.

Dikutip dari situs resmi Agility Robotics, Digit 5 menggunakan NVIDIA IGX Thor dan kerangka kerja keselamatan Halos untuk robotika. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu robot humanoid bekerja lebih aman bersama tim manusia di pabrik dan gudang.

Baterai Digit 5 diklaim dapat digunakan selama hingga 90 menit dan hanya membutuhkan waktu pengisian sembilan menit. Rasio penggunaan dan pengisian daya 10:1 itu meningkat dibandingkan generasi sebelumnya yang memiliki rasio 2:1.

Dengan kemampuan tersebut, robot yang mampu mengangkat beban hingga 22,7 kilogram itu dapat bekerja lebih dari 20 jam sehari.

Secara spesifikasi, Digit 5 memiliki berat 129 kilogram dan tinggi 181 sentimeter. Robot ini dirancang untuk menjangkau rak serta bergerak melalui lorong, pintu, dan area kerja yang juga digunakan manusia.

Ujung lengan Digit 5 dapat diganti sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.

Robot tersebut dapat membongkar palet, yakni alas datar yang biasanya terbuat dari kayu untuk memudahkan pengiriman dan penempatan barang. Digit 5 juga dapat melakukan perawatan mesin, mengemas dan mengorganisasi produk, memeriksa kualitas produk, hingga mempaletkannya kembali untuk proses pengiriman.

Digit 5 terintegrasi dengan cloud Agility Arc yang menyediakan data mengenai target kerja perangkat, seperti waktu aktif, throughput, dan waktu rata-rata insiden. Sistem ini juga terhubung dengan sistem manajemen gudang dan manufaktur.

Perusahaan mengklaim privasi dan keamanan data robot tersebut terjamin melalui enkripsi end-to-end, kontrol akses yang ketat, serta pemrosesan data secara lokal.

Generasi sebelumnya, Digit 4, telah beroperasi lebih dari 65 ribu jam kerja selama hampir tiga tahun di Amerika Utara. Robot itu digunakan oleh perusahaan logistik GXO dan Amazon, serta perusahaan otomotif Toyota Motor Manufacturing Canada.

Hingga Mei 2026, Agility telah menerima pesanan Digit 5 senilai lebih dari US$300 juta dari sektor manufaktur, pergudangan, dan logistik.

Digit 5 diperkirakan siap dipasarkan pada 2027. Namun, robot tersebut baru akan tersedia di Amerika Serikat (AS), Kanada, Uni Eropa, Inggris, dan Irlandia Utara.

(fta/lom)

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK