Jelajahi BDT NEWS

Kabar Apple Pangkas Produksi iPhone 18 Pro Dinilai Keliru, Ini Penjelasannya

Laporan media Tiongkok sebut pesanan iPhone Duo naik 30 persen dan memangkas produksi iPhone 18 Pro, namun angka tersebut dinilai tak akurat.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Tekno • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 jam yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Jakarta - Puluhan ribu unit tambahan iPhone Duo disebut-sebut bakal memaksa Apple memangkas produksi lini iPhone 18 Pro secara signifikan. Namun, analisis terhadap laporan media finansial Tiongkok, STCN, menunjukkan kalkulasi di balik kesimpulan tersebut mengandung celah metodologis yang perlu dipertanyakan.

Mengutip AppleInsider, Jumat (16/10/2026), STCN melaporkan Apple meningkatkan pesanan perangkat terbaru mereka, iPhone Duo, hingga 30 persen untuk periode akhir 2026. Dari data itu, media Tiongkok itu kemudian menghitung bahwa pesanan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max berkurang masing-masing sebesar 15 persen.

Logika yang digunakan STCN mengasumsikan kapasitas manufaktur Apple bersifat zero-sum game—artinya setiap kenaikan volume produksi satu model必定 mengorbankan volume produksi model lainnya.

Volume Tambahan Tak Sebanding dengan Potensi Penurunan

MenurutHitung-hitungan yang dipertanyakan, STCN menyebutkan total pesanan iPhone Duo setelah kenaikan 30 persen tetap tidak melebihi 10 juta unit. Dengan mengasumsikan volume awal berada di kisaran 7 juta unit, maka penambahan pesanan iPhone Duo hanya sekitar 3 juta unit.

Di sisi lain, Apple diproyeksikan memproduksi sekitar 80 juta unit untuk gabungan lini iPhone Pro baru dan iPhone Duo pada kuartal keempat 2026. Jika pemotongan lini Pro benar-benar mencapai 15 persen, jumlah unit yang berkurang bakal jauh lebih besar dibandingkan penambahan 3 juta unit iPhone Duo.

Artinya, skenario zero-sum yang diklaim STCN secara numerik sulit dipertahankan.

Klasifikasi Keliru dan Sumber Data

Selain soal angka, laporan dari Tiongkok itu disinyalir keliru mengklasifikasikan iPhone Duo sebagai bagian dari lini model Pro. Kesalahan klasifikasi ini kemudian menjadikan mereka menyimpulkan secara salah bahwa total pesanan keseluruhan Apple tidak mengalami perubahan berarti.

Lebih lanjut, laporan STCN dugaan kuat hanya didasarkan pada data rantai pasok komponen, bukan unit iPhone siap edar. Mengingat Apple bekerja sama dengan banyak mitra manufaktur dan pemasok suku cadang, fluktuasi pesanan komponen tidak bisa serta-merta dijadikan tolok ukur total produksi perangkat fisik yang akan dijual.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK