Jelajahi BDT NEWS

Proyek Hancurkan Toyota Hilux, Ditimpa Karavan Masih Bisa Jalan

Toyota Inggris menjatuhkan karavan 760 kg dari ketinggian sekitar 9,1 meter ke Hilux listrik. Pikap itu masih bisa dinyalakan dan melaju.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Indonesia Otomotif • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 minggu yang lalu
3 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --

Toyota Inggris menjatuhkan karavan seberat 760 kilogram ke atap Hilux listrik untuk menguji ketangguhannya. Namun, proyek nostalgia untuk menghancurkan Hilux itu tidak sepenuhnya berhasil karena pikap listrik tersebut masih dapat dinyalakan dan melaju.

Aksi ini mengulang salah satu pengujian dalam program televisi Top Gear pada 2003. Saat itu, Top Gear mencoba menghancurkan Hilux dengan berbagai cara, tetapi gagal.

Hilux sempat dihantam bola penghancur, ditenggelamkan ke laut, hingga ditempatkan di atap gedung setinggi 23 lantai yang kemudian dirobohkan. Salah satu pengujian juga dilakukan dengan menjatuhkan karavan ke atas Hilux.

Dalam pengujian kali ini, Toyota menyerahkan pilihan kepada warganet melalui jajak pendapat di Reddit. Komunitas Reddit di Inggris diminta memilih antara Hilux dihantam berulang kali dengan bola penghancur seberat satu ton atau ditimpa karavan.

Ratusan orang merespons dan mayoritas memilih uji karavan.

"Beberapa aksi terbaik berawal dari percakapan yang autentik. Dengan mengajak komunitas Reddit ikut memilih uji pamungkas Hilux, Toyota mengubah partisipasi audiens menjadi pengalaman bersama yang berkesan, dan membuktikan betapa kuatnya hasil yang muncul saat Anda mendengarkan dan berkreasi bersama penggemar paling aktif," kata Susan Billingsley, Senior Director of Global Business Marketing Reddit, dikutip dari rilis resmi Toyota (GB), Rabu (30/9).

Pengujian digelar di lapangan udara Bentwaters, Suffolk. Karavan diangkat menggunakan crane hingga ketinggian 30 kaki atau sekitar 9,1 meter, kemudian dilepas tepat di atas kabin Hilux.

Menurut Toyota, Hilux hanya mengalami kerusakan ringan pada bodi. Pikap tersebut bahkan dapat langsung dinyalakan dan melaju meninggalkan lokasi.

Dalam video yang ditayangkan Toyota Inggris, karavan terlihat remuk setelah menimpa Hilux. Atap Hilux tampak penyok, sementara sebagian kaca depan dan bak juga mengalami kerusakan.

Meski demikian, suspensi Hilux terlihat mampu menahan tekanan. Bodi mobil sempat mendekati tanah sebelum kembali ke posisi normal.

Toyota mengingatkan agar aksi tersebut tidak ditiru karena dilakukan oleh tenaga profesional di lintasan tertutup dengan kondisi terkendali.

Toyota Inggris menjatuhkan karavan ke atap Toyota Hilux EV, tetapi kendaraan itu masih dapat melaju. (Toyota)

Uji ekstrem

Toyota menyebut Hilux listrik telah menjalani berbagai pengujian ekstrem selama pengembangan, termasuk melintasi air dalam, menjajal beragam medan berat, hingga merendam baterai sepenuhnya.

Pabrikan juga merancang solusi khusus untuk melindungi baterai dari kerusakan saat kendaraan digunakan dalam kondisi ekstrem.

Uji karavan tersebut disebut baru tahap awal. Toyota telah menyerahkan kunci Hilux listrik kepada kanal YouTube Top Gear untuk pengujian berikutnya.

Selain di Inggris, Hilux listrik juga dipasarkan di Indonesia. Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan Hilux D-Cab Battery EV pada 29 Juni lalu dengan harga Rp1,019 miliar.

Harga tersebut jauh di atas Hilux diesel yang dijual dengan banderol Rp416,8 juta hingga Rp574,2 juta.

Hilux listrik menggunakan dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda (AWD) yang menghasilkan tenaga maksimum 144 kW atau sekitar 193 hp. Sumber dayanya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh.

"Menjatuhkan karavan ke atasnya bukan sekadar mengulang aksi TV yang terkenal, melainkan cara kami menunjukkan bahwa ketangguhan inti Hilux tetap terjaga," kata Chris Hayes, Director Products and Services Division Toyota (GB).

[Gambas:Instagram]

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK