Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka meninjau langsung lokasi pekerjaan revitalisasi kawasan olahraga Lakidende di Kendari, Senin (12/10/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah provinsi terhadap proyek pembenahan fasilitas olahraga yang dijadwalkan berlangsung selama 80 hari, terhitung sejak esok harinya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalihkan anggaran yang semula diperuntukkan bagi pembangunan Stadion Lakidende untuk merevitalisasi sejumlah fasilitas olahraga yang telah tersedia di kawasan tersebut. Keputusan ini diambil sebagai strategi mengoptimalkan pemanfaatan sarana olahraga eksisting demi memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas publik.
Sebelum memasuki tahap pengerjaan fisik, proyek revitalisasi telah melalui proses Mutual Check 0 persen (MC 0). Tahapan pemeriksaan bersama ini bertujuan mencocokkan kondisi aktual di lapangan dengan dokumen perencanaan dan kontrak pekerjaan yang telah disepakati.
Gubernur Andi Sumangerukka menyatakan, pemerintah provinsi telah memastikan kesiapan kontraktor pelaksana sebelum pekerjaan dimulai. Pemeriksaan kesiapan tersebut mencakup ketersediaan peralatan, kesiapan tenaga kerja, serta kecukupan kebutuhan teknis pendukung lainnya.
"Kalau ini sudah jadi, sarana olahraga yang disiapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Andi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Pembenahan kawasan Lakidende mencakup sejumlah fasilitas olahraga, antara lain lapangan golf dan driving range, lapangan tenis dalam dan luar ruangan, serta lapangan softball. Selain itu, revitalisasi juga meliputi lapangan padel, kolam renang, lapangan basket, area skateboard, dan gedung Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara.
Dengan cakupan fasilitas tersebut, kawasan Lakidende diharapkan dapat melayani berbagai aktivitas olahraga masyarakat secara lebih optimal. Fasilitas yang telah dibenahi juga dirancang untuk mendukung kegiatan latihan dan pembinaan atlet daerah.
Andi berharap pelaksanaan revitalisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan atlet yang membutuhkan sarana olahraga. Pemanfaatan fasilitas yang sudah tersedia menjadi pilihan pemerintah daerah dalam mengembangkan kawasan olahraga Lakidende secara efektif.
"Kita berharap pembenahan tersebut memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat maupun atlet yang menjalani pembinaan," ujar Andi.