Jelajahi BDT NEWS

Mobil hybrid yang konsumsi bbm tak sesuai picu terjadinya knocking

Kendaraan hybrid ketika tidak menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai, bakal memiliki dampak buruk serta mempengaruhi ...

otomotif.antaranews.com (Sumber) via Republika Otomotif • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 minggu yang lalu
2 menit baca 0

Penggunaan BBM Tak Sesuai pada Mobil Hybrid Picu Knocking

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai pada kendaraan hybrid dapat berdampak buruk terhadap kinerja mesin dan memicu kerusakan komponen dalam jangka panjang.

Auto2000 dalam keterangan resminya, Kamis, menyebut kondisi tersebut berpotensi menyebabkan knocking atau suara ngelitik.

Pada mobil hybrid Toyota, mesin pembakaran internal (ICE) bekerja dengan teknologi yang dirancang untuk menghasilkan efisiensi sekaligus tenaga. Salah satunya melalui penggunaan Dual VVT-i dan rasio kompresi tinggi yang pada sejumlah mesin hybrid Toyota berada di atas 13:1.

Dengan rasio kompresi tersebut, pemilihan BBM menjadi salah satu faktor penting. Bahan bakar dengan nilai oktan lebih rendah dari rekomendasi pabrikan berpotensi terbakar sebelum waktu yang seharusnya sehingga memicu knocking.

Gejala tersebut biasanya terdengar seperti suara mengelitik ketika pengemudi menginjak pedal gas. Kondisinya dapat semakin terasa saat kendaraan membawa beban berat, berakselerasi untuk menyalip, atau melaju di jalan menanjak.

Selain mengurangi performa mesin, pembakaran yang tidak optimal dapat menyebabkan terbentuknya deposit di ruang bakar. Penumpukan tersebut berpotensi mengganggu kinerja mesin dan meningkatkan temperatur kerja komponen.

Dalam kondisi tertentu, penurunan tenaga membuat pengemudi harus menekan pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan performa yang diinginkan. Akibatnya, konsumsi BBM dapat meningkat dan beban kerja mesin bertambah.

Marketing Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara mengatakan penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan perlu disertai perawatan berkala. Servis rutin dapat membantu memastikan komponen seperti busi dan filter tetap bekerja sesuai spesifikasi.

“Gejala knocking dan menumpuknya deposit di ruang bakar adalah dua hal yang tidak diinginkan pada mesin hybrid Toyota,” kata Nur.

Servis berkala juga dapat menjadi kesempatan untuk memeriksa kondisi mesin secara menyeluruh, mencakup komponen pendukung hingga pengujian emisi sebagai salah satu indikator kondisi pembakaran mesin.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK