Jelajahi BDT NEWS

Iran Angkat Menhan Baru 8 Bulan usai Tewas Digempur AS, Siapa Dia?

Parlemen Iran menyetujui pengangkatan Mehrdad Akhlaghi sebagai menteri pertahanan baru Iran pada Minggu (18/10).

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Indonesia Internasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 3 jam yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com — Parlement Iran menyetujui pengangkatan Mehrdad Akhlaghi sebagai menteri pertahanan baru pada Minggu (18/10). Pengangkatan ini berlangsung hampir delapan bulan setelah pendahulunya, Aziz Nasirzadeh, tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Dilansir dari laporan televisi pemerintah Iran,para anggota Majelis Permusyawaratan Islam memberikan suara kepercayaan kepada Akhlaghi dengan perolehan 237 suara dari total 277 suara yang diberikan.

Akhlaghi menggantikan Nasirzadeh yang gugur dalam serangan terhadap sebuah kompleks kepemimpinan pada 28 Februari lalu. Dalam serangan yang sama, mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah komandan militer senior juga turut tewas.

Sebelum pemungutan suara dimulai, Akhlaghi menyampaikan pandangannya mengenai tantangan yang akan dihadapinya. "Jika saya memperoleh suara kepercayaan dari parlemen, tanggung jawab atas Kementerian Pertahanan akan berada di tangan saya pada saat yang sangat genting," kata Akhlaghi sebagaimana dilaporkan kantor berita ISNA.

Ia menekankan pentingnya pemahaman yang akurat terhadap kondisi yang ada serta kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan. "Dalam situasi seperti ini, mempertahankan negara membutuhkan pemahaman yang akurat mengenai kondisi yang ada, pemahaman tentang logika di balik berbagai perkembangan, identifikasi tren yang berpengaruh, serta kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan," jelas Akhlaghi.

Meski tidak memiliki pangkat militer, Akhlaghi telah mengabdikan kariernya di Kementerian Pertahanan selama 42 tahun. Sejak 2013, ia dipercaya memimpin Organisasi Industri Pertahanan Iran, badan milik negara yang bergerak dalam produksi senjata.

Perlu diketahui, pada 2007 lalu Perserikatan Bangsa-Bangsa pernah menjatuhkan sanksi terhadap Akhlaghi atas dugaan keterlibatannya dalam kegiatan nuklir serta pengembangan program rudal balistik Iran.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK