Seperti yang kami sampaikan sebelumnya,
Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres di rumah kediaman di Hambalang, Bogor, Minggu (18/10).
Pertemuan ini dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian beragam persoalan global melalui pendekatan multilateral.
Setelah prosesi penyambutan, Prabowo dan Guterres melanjutkan pertemuan bilateral berbareng delegasi masing-masing.
Kedua pemimpin kemudian melangkah menuju pendopo untuk melaksanakan sesi foto bersama. Dalam kesempatan tersebut, Guterres juga disambut hangat oleh anak-anak yang mengenakan pakaian adat nasional.
Melalui pertemuan di Hambalang ini, Indonesia terus memperkuat dialog dan komunikasi dengan PBB sebagai bagian dari upaya mendorong kerja sama multilateral dalam merespons dinamika dan tantangan global.
Prabowo menyambut langsung Guterres sesaat turun dari kendaraan. Suasana penyambutan disebut berlangsung hangat dan bersahabat.
Ini bukan kali pertama Prabowo dan Guterres melangsungkan pertemuan.
(ryn/rds)
Dari Rio de Janeiro, New York hingga Hambalang, dialog kedua pemimpin mencerminkan pentingnya kemitraan Indonesia dan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, menjaga stabilitas, serta memperkuat penyelesaian persoalan global melalui kerja sama multilateral.
Sebelumnya, kedua tokoh tersebut berjumpa dalam pertemuan bilateral setelah Prabowo menyampaikan pidato pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada Senin, 22 September 2025.
Dari foto yang dibagikan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, turut terlihat datang dalam pertemuan ialah UN Secretary General Special Envoy on Water atau Utusan Khusus Sekjen PBB untuk rumor air, Retno Marsudi; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir; hingga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sugiono.
Pertemuan ini membahas sejumlah rumor strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi beragam tantangan global.
Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini.