Jelajahi BDT NEWS

9 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Longsor, Ini Daftarnya

BPBD DKI Jakarta mengingatkan potensi gerakan tanah di sembilan kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, terutama saat curah hujan di atas normal.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Regional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 jam yang lalu
1 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Jakarta — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi tanah longsor atau gerakan tanah di sembilan kecamatan pada Oktober 2026. Berdasarkan prakiraan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kesembilan kecamatan itu masuk dalam kategori Zona Menengah.

Informasi mengenai potensi gerakan tanah ini dibagikan BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya, @bpbddkijakarta, pada Minggu (18/10/2026).

"Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," tulis BPBD DKI Jakarta dalam unggahannya.

Di Jakarta Selatan, terdapat tujuh kecamatan yang masuk kategori Zona Menengah, yakni Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.

Sementara itu, di Jakarta Timur, dua kecamatan yang berpotensi mengalami gerakan tanah adalah Kramatjati dan Pasar Rebo.

BPBD DKI Jakarta belum menjelaskan langkah mitigasi spesifik yang akan diambil untuk menghadapi potensi tersebut. Warga di wilayah rawan diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang selama masa prakiraan.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK