Jelajahi BDT NEWS

TVRI pegang kewenangan siar Piala Dunia 2026, seluruh laga tayang cuma-cuma untuk rakyat Indonesia

Pertandingan akan disiarkan melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional, baik secara live, live delay, maupun tayangan ulang selama turnamen berlangsung.

cna.id (Sumber) via CNA Olahraga • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 jam yang lalu
2 menit baca 0

Berdasarkan pemantauan kami,

JAKARTA: TVRI mengamankan hak siar Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada musim panas tahun depan.

Seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 akan disiarkan melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional, baik secara live, live delay, maupun tayangan ulang selama turnamen berlangsung.

“Proses untuk memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 oleh TVRI tentu tidak mudah dan melalui tahapan panjang, namun seluruh persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen TVRI dalam menjalankan kegunaan pelayanan publik,” urainya.

“Sepak bola sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Piala Dunia selalu dinantikan karena bisa menyatukan, menghibur, dan membangkitkan semangat,” tutup Iman.

Ia berkeinginan TVRI dapat menghadirkan tayangan bermutu dunia yang inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Seluruh masyarakat Indonesia dipastikan dapat menikmati seluruh pertandingan turnamen sepak bola terbesar dunia itu secara cuma-cuma melalui layanan Free to Air (FTA).

Selain siaran televisi, pemerintah juga akan menginisiasi program nonton bareng (nobar) di berbagai lokasi. Kegiatan tersebut akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sejumlah daerah, dengan tujuan mendorong perputaran ekonomi lokal sekaligus memperluas akses hiburan publik.

“Masyarakat bisa mengakses siaran Piala Dunia melalui platform FTA atau terestrial dengan menggunakan antena biasa. Namun untuk platform lain atau OTT (over the top) akan berjuntai dengan kebijakan operator pihak ketiga,” tambahnya.

Laga-laga seru yang dinanti-nanti publik itu dijadwalkan tayang secara terestrial, back to back maupun simultan, mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB, terhitung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

“Piala Dunia 2026 melalui TVRI dihadirkan untuk seluruh rakyat Indonesia, dengan akses yang inklusif. Ini sesuai bimbingan dari Presiden Republik Indonesia supaya TVRI memberikan hiburan bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam momen kegembiraan Piala Dunia,” ungkap Iman.

SIARAN GRATIS HINGGA WILAYAH 3T 

Iman menjelaskan proses perolehan hak siar dari FIFA berlangsung panjang dan penuh dinamika. TVRI disebut wajib bersaing ketat dengan sejumlah pihak lain sebelum akhirnya sukses mengamankan hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia.

TVRI mengantongi hak siar Piala Dunia 2026 secara utuh beserta seluruh turunannya. Lembaga penyiaran publik tersebut akan menayangkan total 104 pertandingan, mulai dari babak penyisihan grup hingga partai final, yang berlangsung selama 39 hari.

Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam konferensi pers, Senin (29/12), menyampaikan keberhasilan TVRI mengamankan hak siar tidak lepas dari support penuh pemerintah. Ia menegaskan penyiaran Piala Dunia 2026 ditujukan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK