Jelajahi BDT NEWS

Reaksi Lee Chong Wei usai Malaysia Gagal dan Terpuruk di Asian Games

Ketua Komite Kinerja Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Lee Chong Wei mengakui Malaysia gagal memenuhi target pada Asian Games 2026.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Indonesia Olahraga • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 jam yang lalu
2 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com —

Ketua Komite Kinerja Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Lee Chong Wei, mengakui timnya gagal memenuhi target pada Asian Games 2026. Malaysia hanya membawa pulang satu-medali perunggu melalui ganda putri, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Hasil itu jauh dari ekspektasi BAM yang mengincar minimal satu perak dan satu perunggu di kompetisi multisport Asia itu.

"Kami memang gagal. Target kami adalah satu perak dan satu perunggu, tetapi kami hanya berhasil meraih satu perunggu. Kami harus mengakui kegagalan ini, mengidentifikasi masalah, dan melakukan perbaikan yang diperlukan," tutur Chong Wei, Kamis (15/10).

Ia menegaskan kegagalan ini harus diterima sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa tim ke depan. Chong Wei juga menyoroti beberapa hasil pertandingan yang dinilai mengecewakan.

Di sektor beregu putra, Malaysia tersingkir pada perempat final setelah menelan kalah 2-3 dari Indonesia. Satu hasil positif bagi Malaysia datang dari Leong Jun Hao yang berhasil mengalahkan Jonatan Christie, yang saat itu berstatus pemain nomor satu dunia.

Namun, pasangan ganda putra Aaron Chia/Tee Kai Wun justru mengecewakan. Keduanya tersingkir pada babak kedua setelah kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, meski sempat unggul pada kedua gim.

"Itu merupakan peluang yang terlewat karena mereka sempat unggul pada gim kedua. Namun, saya melihat mereka telah mengerahkan seluruh kemampuan di lapangan, dan kami harus menerima kekalahan tersebut," kata Chong Wei.

Satu-satunya medals Malaysia di cabang bulu tangkis Asian Games diraih Pearly/Thinaah. Mereka harus puas mendulang perunggu setelah kalah dari pasangan China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, pada semifinal ganda putri.

Chong Wei menghargai perjuangan Pearly/Thinaah, tetapi mengingatkan keduanya masih perlu mengencangkan fisik dan stamina jika ingin memperebutkan-medali emas di kancah yang lebih besar.

"Saya sudah berbicara dengan mereka. Jika ingin menjadi juara Olimpiade, mereka perlu meningkatkan kekuatan dan memperbaiki kelemahan yang telah diidentifikasi," tutur Chong Wei.

BAM sendiri bakal mengevaluasi hasil penampilan berdasarkan laporan dari kepala pelatih tunggal Kenneth Jonassen dan direktur kepelatihan ganda Rexy Mainaky. Pembahasan akan dilakukan setelah keduanya menyelesaikan rangkaian turnamen Eropa, meliputi Arctic Open, Denmark Open, dan French Open.

Evaluasi ini juga menjadi bagian dari persiapan Malaysia menjelang Olimpiade Los Angeles 2028. Chong Wei menilai tim perlu mengidentifikasi kekurangan yang tampak selama Asian Games agar bisa melakukan perbaikan sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK