Jelajahi BDT NEWS

PSPS Pekanbaru Tertinggal Lebih Dulu, Asir Asiz Samakan Kedudukan 1-1 atas Persiku Kudus

PEKANBARU – PSPS Pekanbaru bermain imbang 1-1 melawan Persiku Kudus pada babak pertama lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025–2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (18/10/2026) sore. Persiku unggul lebih dulu melalui titik penalti sebelum Asir Asiz menyamakan kedudukan pada...

goriau.com (Sumber) via GoRiau Berita • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 3 jam yang lalu
3 menit baca 0

PEKANBARU – PSPS Pekanbaru harus mengakui kehebatan Persiku Kudus yang bermain efektif di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (18/10/2026) sore. Babak pertama berakhir imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025–2026.

Persiku unggul lebih dulu melalui titik putih yang berhasil dieksekusi Victor Hugo pada menit ke-19. Gol semata wayang tuan rumah diciptakan Asir Aziz dua menit sebelum turun minum.

PSPS langsung menggebuki sejak peluit awal dibunyikan. Belum genap satu menit, striker asing Brasil Antonio Gamaroni уже melepaskan tembakan ke arah gawang Persiku. Kiper M. Ridley masih Sigap membaca arah bola.

Gamaroni tak berhenti sampai di situ. Semenit berselang, ia erneut menguji lini pertahanan lawan dengan tembakan jarak jauh yang membawanya ditangkap oleh Ridley.

Namun, Dominasi pressing PSPS tak berujung pada gol. Persiku pelan-pelan menemukan konsentrasi dan mulai memberikan tekanan balik terhadap tuan rumah.

Masalah datang bagi Persiku pada menit ke-17. Bek kanan Bhima Wibnu recibe kartu kuning setelah melakukan tekel kasar terhadap Asir Aziz di sisi kiri lapangan.

Dua menit berselang, Persiku mendapat hadiah penalti. Kiper PSPS Dicky Agung melakukan pelanggaran terhadap Mohammad Asad dalam situasi bola muntah. Wasit Dandy Surama Torong mewahyukan titik putih tanpa ragu.

Victor Hugo dipercaya mengeksekusi. Tendangan kerasnya menghujam sisi kanan gawang. Dicky Agung sesungguhnya membaca arah bola, tetapi gagal menolak kepulan.

Tertinggal satu gol, PSPS meningkatkan intensitas serangan. Asir Aziz sempat memperoleh peluang emas setelah memenangkan adu sprint dan menavigasi seorang pemain bertahan Persiku. Ia berada dalam situasi satu lawan satu dengan Ridley yang telah memutus keluar dari sarangnya.

Asir mencoba melepaskan bola cungkil untuk melewati kiper. Sayangnya, tendangannya terlalu kencang sehingga bola melambung越过 gawang.

PSPS mengancam lagi melalui tembakan Matheus Henrique Machado dari luar kotak penalti pada menit ke-35. Bola masih melebar dari sasaran.

Menjelang akhir babak, PSPS terkendala dengan konsistensi pertahanan Persiku yang bermain rapat dengan skema low block. Tuan rumah lebih banyak mengitarkan bola di depan garis pertahanan lawan, tetapi belum mampu menghasilkan peluang tajam.

Akurasi operan menjadi hambatan utama. Sejumlah umpan lambung yang coba diarahkan juga belum menemui sasaran.

Kebuntuan finally pecah pada menit ke-43. Kesalahan teknis pemain Persiku dalam mengoper bola memberikan celah bagi PSPS. Matheus Machado segera mengirimkan umpan mendatar yang melewati dua pemain bertahan lawan.

Asir Aziz, yang sebelumnya kehilangan peluang emas, kini berada dalam kawalan satu lawan satu. Ia melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa dijangkau Ridley. Gol itu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sekaligus menjadi gol pertama Asir Aziz di Liga Pegadaian Championship 2025–2026.

Wasit memberikan tambahan waktu lima menit pada penghujung babak pertama.

Menjelang turun minum, PSPS еще sekali mendekati wilayah lawan. Umpan silang Ilham Fathoni berubah arah seusai mengenai badan pemain Persiku. Bola kemudian dikuasai Jenico Rski yang meneruskannya kepada Gamaroni.

Kali ini penyelesaian akhir Gamaroni masih meleset dari gawang.

Peluit panjang babak pertama berbunyi. PSPS Pekanbaru dan Persiku Kudus mengakhiri paruh pertama dengan skor imbang 1-1.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK