Jelajahi BDT NEWS

BRI Super League: PSIM Yogyakarta Pecat Pelatih Jean-Paul Van Gastel

PSIM Yogyakarta putus kerja sama dengan Jean-Paul van Gastel usai kalah 1-2 dari PSM. Guntur Cahyo Utomo ditunjuk caretaker sekitar sebulan.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Bola • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 54 menit yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Yogyakarta — PSIM Yogyakarta resmi berpisah dengan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. Pengumuman disampaikan Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, di Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (17/10/2026) sore WIB.

Keputusan ini diambil setelah evaluasi manajemen menyusul kekalahan 1-2 dari PSM Makassar pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10/2026) kemarin.

Hasil itu memperpanjang tren negatif Laskar Mataram di awal musim. PSIM menelan empat kekalahan beruntun dan belum meraih kemenangan dari lima laga yang sudah dijalani.

"Saya mengucapkan permohonan maaf saya sebesar-besarnya atas performa yang belum bisa membahagiakan kita semua," tutur Liana.

"Namun perlu diketahui bahwasanya kinerja dan energi serta jiwa saya perlu kalian ketahui tidak pernah letih untuk membawa tim kebanggaan kita ini bertahan di Liga 1," sambungnya.

Liana menjelaskan pemutusan kerja sama dengan Van Gastel merupakan langkah yang diambil untuk merespons situasi yang tengah dihadapi tim. Ia menekankan perannya bukan sekadar soal hasil pertandingan, tetapi juga memastikan PSIM tetap aman dan berkelanjutan ke depannya.

"Menanggapi situasi yang memang belum bisa membawa PSIM ini meraih kemenangan, pernyataan saya sangat singkat. Tugas saya sebagai direktur utama adalah memastikan keamanan PSIM dan juga keberlangsungan PSIM ke depan," kata Liana.

"Oleh sebab itu, saya dan PSIM memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Jean-Paul. Kami sudah menunjuk caretaker untuk sementara menggantikan posisi head coach dalam beberapa pertandingan ke depan," tambah dia.

Untuk periode transisi, manajemen menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker pelatih. Guntur akan memimpin tim selama sekitar sebulan sambil menunggu penetapan pelatih tetap pengganti Van Gastel.

Liana turut meminta keputusan manajemen didukung penuh oleh suporter PSIM, termasuk kelompok suporter Brajamusti dan The Maident. Ia menginginkan suasana lebih kondusif di ruang ganti agar performa tim segera membaik.

"Saya harap keputusan manajemen ini bisa didukung dengan baik oleh suporter, baik Brajamusti maupun The Maident," ucap Liana.

"Semoga keputusan ini bisa membawa suasana yang baik di ruang ganti maupun ketika bertanding selama 90 menit, sehingga menghasilkan hasil yang jauh lebih baik daripada sekarang," tegas Liana.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK