BeritaDuniaTerbaru.com, Liverpool — Xabi Alonso mengungkapkan bahwa Emiliano Martinez mengalami gegar otak saat Chelsea mengalahkan Everton dengan skor 2-0 pada pekan ketujuh Liga Inggris 2026/2027. Kiper asal Argentina itu harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan sebagai langkah pencegahan setelah mengalami benturan pada babak kedua.
Pertandingan yang berlangsung di Hill Dickinson Stadium, Sabtu (17/10/2026), tersebut ditentukan oleh dua gol Pedro Neto. Winger Chelsea itu mencetak gol sesaat setelah babak kedua dimulai dan kembali membobol gawang Everton pada menit ke-90.
Sebelum mengalami insiden, Martinez turut membantu Chelsea mencatatkan clean sheet pertama di Liga Inggris dalam sembilan bulan. Hasil ini mengakhiri catatan 23 pertandingan liga tanpa keberhasilan The Blues menjaga gawang mereka tetap bersih.
Namun, kemenangan Chelsea harus dibayangi kondisi Martinez yang mengalami benturan dengan bek Everton, Jarrad Branthwaite. Insiden tersebut membuat pertandingan terhenti selama sekitar delapan menit sebelum Martinez digantikan Mike Penders yang menjalani debutnya di Liga Primer Inggris bersama Chelsea.
Alonso Ungkap Kondisi Martinez
Kiper Chelsea asal Argentina, Emiliano Martínez, melambaikan tangan kepada para suporter seusai pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge, London, pada Minggu (30/8/2026). (Adrian Dennis / AFP)Martinez mengalami benturan pada menit ke-68 ketika berusaha menangkap umpan silang dari tendangan bebas Kiernan Dewsbury-Hall. Dalam upaya mengamankan bola tersebut, ia bertabrakan dengan Branthwaite dan membutuhkan perawatan cukup lama di lapangan.
Alonso mengonfirmasi bahwa Martinez mengalami gegar otak, tetapi ia belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh mengenai tingkat keparahan cedera sang kiper. Pelatih Chelsea itu mengaku baru melihat satu rekaman insiden sehingga masih menunggu informasi lebih lanjut.
"Itu gegar otak, tetapi di luar itu saya tidak tahu. Saya baru melihat satu cuplikan insiden tersebut, jadi kami harus menunggu," kata Alonso.
"Yang kami ketahui, dia meninggalkan stadion dalam kondisi sadar dan sekarang berada di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan sebagai langkah pencegahan. Kami harus menunggu. Semoga kondisinya tidak terlalu serius, tetapi untuk saat ini kami memang harus menunggu," lanjutnya.
Chelsea Akhiri Catatan Buruk Clean Sheet
Bek Everton, James Tarkowski (kanan), berebut bola dengan gelandang Chelsea asal Inggris, Morgan Rogers (kiri), dalam pertandingan Liga Inggris antara Everton dan Chelsea di Hill Dickinson Stadium, Liverpool, Sabtu (17/10/2026). (AFP/Peter Powell)Kemenangan atas Everton menjadi hasil penting bagi Chelsea yang sebelumnya kesulitan menjaga gawang mereka tidak kebobolan. Terakhir kali The Blues mencatatkan clean sheet di Liga Inggris adalah ketika mengalahkan Brentford dengan skor 2-0 pada Januari.
Sebelum pertandingan ini, Chelsea telah kebobolan 13 gol di liga, jumlah terbanyak di antara tim-tim Liga Inggris. Mereka berusaha memperbaiki catatan tersebut setelah meraih kemenangan meyakinkan 5-1 atas Bournemouth seusai jeda internasional.
Alonso menegaskan bahwa timnya tidak terobsesi untuk selalu mencatatkan clean sheet. Meski demikian, ia menilai Chelsea perlu menunjukkan kemampuan untuk meraih kemenangan melalui permainan yang solid, terutama ketika tampil di kandang lawan.
"Kami perlu menunjukkan bahwa kami bisa menang dengan cara seperti ini," kata Alonso.
"Kami terlihat solid, bermain dengan solid, tampil kuat, dan tetap mampu mengendalikan pertandingan. Pada babak pertama, ada beberapa periode sulit ketika menghadapi lemparan ke dalam, sepak pojok, dan tekanan dari Everton. Kami harus mampu melewati momen-momen tersebut," sambungnya.